Shalawat Asyghil


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Sholawat Asyghil : Inilah Sejarah Sholawat Asyghil.

Sholawat Asyghil merupakan bentuk sholawat yang populer dibaca oleh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat NU dan kalangan pesantren. Hampir dalam setiap istighasah, sholawat ini termasuk bacaan utama yang harus dikumandangkan secara berjemaah.

Disebutkan bahwa pertama kali yang membaca sholawat Asyghil ini adalah Imam Ja’far Assadiq (w. 138 H). Beliau biasa membaca sholawat ini saat malakukan doa qunut shalat Subuh. Namun kemudian sholawat ini masyhur dengan sebutan Sholawat Habib Ahmad bin Umar Alhinduan Ba ‘Alawy (w.1122 H). Hal ini karena sholawat ini termasuk bacaan sholawat yang dihimpun dalam kitabnya Alkawakib Almudhi’ah fi Zikris Shalah ‘ala Khairil Bariyyah.

Selain untuk memohonkan sholawat dan salam atas Nabi Saw, keluarga dan sahabatnya, sholawat ini bertujuan meminta kepada Allah agar kita diselamatkan dari kejahatan orang-orang yang zalim. Berikut lafadz sholawat Asyghil;

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَشْغِلِ الظَّالِمِيْنَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِيْنَ وَعَلَي الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa asyghilidz dzolimin bidz dzolimin wa akhrijna min bainihim salimin wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

“Ya Allah, berikanlah sholawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang zalim dengan orang zalim lainnya. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan limpahkanlah sholawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau.”

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

Sholawat Asyghil : Inilah Sejarah Sholawat Asyghil


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Sholawat Asyghil : Inilah Sejarah Sholawat Asyghil.

Sholawat Asyghil merupakan bentuk sholawat yang populer dibaca oleh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat NU dan kalangan pesantren. Hampir dalam setiap istighasah, sholawat ini termasuk bacaan utama yang harus dikumandangkan secara berjemaah.

Disebutkan bahwa pertama kali yang membaca sholawat Asyghil ini adalah Imam Ja’far Assadiq (w. 138 H). Beliau biasa membaca sholawat ini saat malakukan doa qunut shalat Subuh. Namun kemudian sholawat ini masyhur dengan sebutan Sholawat Habib Ahmad bin Umar Alhinduan Ba ‘Alawy (w.1122 H). Hal ini karena sholawat ini termasuk bacaan sholawat yang dihimpun dalam kitabnya Alkawakib Almudhi’ah fi Zikris Shalah ‘ala Khairil Bariyyah.

Selain untuk memohonkan sholawat dan salam atas Nabi Saw, keluarga dan sahabatnya, sholawat ini bertujuan meminta kepada Allah agar kita diselamatkan dari kejahatan orang-orang yang zalim. Berikut lafadz sholawat Asyghil;

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَشْغِلِ الظَّالِمِيْنَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِيْنَ وَعَلَي الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa asyghilidz dzolimin bidz dzolimin wa akhrijna min bainihim salimin wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

“Ya Allah, berikanlah sholawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang zalim dengan orang zalim lainnya. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan limpahkanlah sholawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau.”

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

RAHASIA SHOLAWAT


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: RAHASIA SHOLAWAT.

PETIKAN KITAB KHOZINATUL ASROR Rahasia sholawat yang mampu menembus 360.000 penghalang tersampainya doa.

YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH

Di nukil dari terjemahan kitab Khozinatul Asror ( Syeikh Al-Ustadz Muhammad Haqqi An-Nazili ) Hal 181 didalam Bab Rahasia Sholawat mengatakan: Sholawat merupakan puncaknya Asma’, Wirid, Dzikir, Azimah, mantra sakti yang kalau Kita berdo’a dengan Ajian apapun kalau tidak di dahului dan di tutup dengan membaca Sholawat maka Do’anya orang tsb akan tehijab /terhalang.

Di dalam 1 Riwayat dikatakan Do’a seseorang untuk sampai kepada Alloh Hijabnya / Penghalangnya berjumlah 360 ribu Hizab, dengan apa kita membuka Hijab/Penutup yg berjumlah 360,000 tsb ?

Tentulah tidak ada bacaan yang lain tanpa terkecuali, kecuali Membaca Sholawat kepada Baginda Rosullulloh ﷺ, Karena tidak akan ada Ilmu apapun di dunia ini apabila Allah tidak menciptakan Nabi kita Rosuulalloh ﷺ, banyak terdapat pada Hadist-Hadist yg Mashur bahwa Sesuatu yang mula pertama diciptakan Alloh S.W.T ialah NUR yang tersimpan pada diri Nabi Muhammad, Maka NUR insan tercinta inilah Makhluq pertama muncul di Alam semesta daripadanya bercabang keseluruh wujud ini Ciptaan demi Ciptaan, Dalam satu Hadist Shohih di terangkan, Hadist Diriwayatkan Oleh Abdurrozzaq dengan sanadnya sampai pada Jaabir bin Abdulloh Al-Ansori R.A”.

Bahwasanya Jaabir Bin Abdullah Al-Ansori pernah bertanya Pada Rosululloh ﷺ “Demi Ayah dan ibuku wahai rosululloh beritahukanlah padaku tentang sesuatu yang Alloh S.W.T ciptakan sebelum segalanya diciptakan”,Rosululloh Menjawab “Wahai Jaabir sesungguhnya Alloh S.W.T telah menciptakan Nur Nabimu : Muhammad dari Nurnya sebelum sesuatu yang lain. Dan didalam Hadist yg di riwayatkan olehAbu Hurairoh Rosululloh ﷺ bersabda :”Aku adalah yang pertama di antara para Nabi dalam Penciptaan, Namun yang terakhir dalam ke rasulan”,

Jadi seyogianyalah kita Bertawassul kepada Rosullloh ﷺ dengan memperbanyak amalan Sholawat dengan redaksi manapun atau membaca hatinya sholawat ”YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH” dimanapun dan kapanpun dalam setiap naik turunnya nafas agar semua hajat2 kita baik Dunia, Agama, Akhirat di ijabah oleh Alloh S.W.T dan yg terutama sekali adalah Syafa’at Rosululloh ﷺ

YAA SYAFI’AL-KHOLQISH -SHOLAATU WASSALAAM”‘ALAIKA NUUROL KHOLQI HAADIYAL ANAAM WA ASHLAHUU WA RUUHAHU ADRIKNII”FAQODH DHOLAMTU ABADAW-WAROBBINII WA LAISA LII YAA SAYYIDII SIWAAKA”FA-IN TARUDDA KUNTU SYAKHSON HAALIKAA

Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluq Kepangkuan-MU sholawat dan salam kusanjungkan ¨ Duhai Nur cahaya makhluq , pembimbing manusia ¨ Duhai unsur dan jiwa makhluq,bimbing dan didiklah diriku ¨ Maka sungguh aku manusia yang dholim selalu ¨ tiada arti diriku tanpa engkau Duhai Yaa Sayyidii ¨ jika engkau hindari aku (akibat keterlaluan berlarut-larutku), pastilah aku akan hancur binasa.

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

Shalawat Memecahkan Masalah dan Menghilangkan Kesedihan


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Shalawat Memecahkan Masalah dan Menghilangkan Kesedihan.

Membaca shalawat adalah salah satu amalan yang disenangi orang-orang NU, disamping amalan-amalan lain semacam itu. Ada shalawat “Nariyah”, ada “Thibbi Qulub”. Ada shalawat “Tunjina”, dan masih banyak lagi. Belum lagi bacaan “hizib” dan “rawatib” yang tak terhitung banyaknya. Semua itu mendorong semangat keagamaan dan cita-cita kepada Rasulullah sekaligus ibadah.

Salah satu hadits yang membuat kita rajin membaca shalawat ialah: Rasulullah bersabda: Siapa membaca shalawat untukku, Allah akan membalasnya 10 kebaikan, diampuni 10 dosanya, dan ditambah 10 derajat baginya. Makanya, bagi orang-orang NU, setiap kegiatan keagamaan bisa disisipi bacaan shalawat dengan segala ragamnya.

Salah satu shalawat yang sangat popular ialah “Shalawat Badar”. Hampir setiap warga NU, dari anak kecil sampai kakek dan nenek, dapat dipastikan melantunkan shalawat Badar. Bahkan saking populernya, orang bukan NU pun ikut hafal karena pagi, siang, malam, acara dimana dan kapan saja “Shalawat Badar” selalu dilantunkan bersama-sama.

Shalawat yang satu ini, “shalawat Nariyah”, tidak kalah populernya di kalangan warga NU. Khususnya bila menghadapi problem hidup yang sulit dipecahkan maka tidak ada jalan lain selain mengembalikan persoalan pelik itu kepada Allah. Dan shalawat Nariyah adalah salah satu jalan mengadu kepada-Nya.

Salah satu shalawat lain yang mustajab ialah shalawat Tafrijiyah Qurtubiyah, yang disebut orang Maroko shalawat Nariyah karena jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak apa yang tidak disuka, mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat Nariyah ini sebanyak 4444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat bi idznillah. Shalawat ini juga oleh para ahli yang tahu rahasia alam.

Imam Dainuri memberikan komentarnya: Siapa membaca shalawat ini sehabis shalat (fardlu) 11 kali digunakan sebagai wiridan maka rejekinya tidak akan putus, disamping mendapatkan pangkat/kedudukan dan tingkatan orang kaya. (Khaziyat al-Asrar, hlm 179)

Simak sabda Rasulullah SAW berikut ini:

وَأخْرَجَ ابْنُ مُنْذَة عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ الله عَنهُ أنّهُ قال قال َرسُوْلُ اللهِ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ: مَنْ صَلّى عَلَيَّ كُلّ يَوْمٍ مِئَة مَرّةٍ – وَفِيْ رِوَايَةٍ – مَنْ صَلَّى عَلَيَّ فِي اليَوْمِ مِئَة مَرّةٍ قَضَى اللهُ لَهُ مِئَة حَجَّةٍ – سَبْعِيْنَ مِنْهَا في الأخِرَةِ وَثَلاثِيْنَ فِي الدُّنْيَا – إلى أنْ قال – وَرُوِيَ أن النَّبِيَّ صَلّى اللهُ عليه وسلم قال : اكْثَرُوا مِنَ الصَّلاةِ عَلَيَّ فَإنّهَا تَحِلُّ اْلعَقْدَ وَتَفْرجُ الكُرَبَ – كَذَا فِيْ النزهَةِ

Hadits Ibnu Mundah dari Jabir, ia mengatakan: Rasulullah SAW bersabda: Siapa membaca shalawat kepadaku 100 kali maka Allah akan mengijabahi 100 kali hajatnya; 70 hajatnya di akhirat, dan 30 di dunia. Sampai kata-kata … dan hadits Rasulullah yang mengatakan: Perbanyaklah shalawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan. Demikian seperti tertuang dalam kitab an-Nuzhah.

Rasulullah di alam barzakh mendengar bacaan shalawat dan salam dan dia akan menjawabnya sesuai jawaban yang terkait dari salam dan shalawat tadi. Seperti tersebut dalam hadits. Rasulullah SAW bersabda: Hidupku, juga matiku, lebih baik dari kalian. Kalian membicarakan dan juga dibicarakan, amal-amal kalian disampaikan kepadaku; jika saya tahu amal itu baik, aku memuji Allah, tetapi kalau buruk aku mintakan ampun kepada Allah. (Hadits riwayat Al-hafizh Ismail Al-Qadhi, dalam bab shalawat ‘ala an-Nabi).

Imam Haitami dalam kitab Majma’ az-Zawaid meyakini bahwa hadits di atas adalah shahih. Hal ini jelas bahwa Rasulullah memintakan ampun umatnya (istighfar) di alam barzakh. Istighfar adalah doa, dan doa Rasul untuk umatnya pasti bermanfaat.

Ada lagi hadits lain. Rasulullah bersabda: Tidak seorang pun yang memberi salam kepadaku kecuali Allah akan menyampaikan kepada ruhku sehingga aku bisa menjawab salam itu. (HR. Abu Dawud dari Abu Hurairah. Ada di kitab Imam an-Nawawi, dan sanadnya shahih)

Sumber: nu.or.id

SYEIKH BAHAUDDIN NAQSYABANDI .QS


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! SYEIKH BAHAUDDIN NAQSYABANDI .QS

Syeikh Bahauddin Naqsybandi.QS(ahli sisilah-15 dari rantai emas Naqsyabandiah) adalah Samudra Ilmu yang tak bertepi. Ombaknya dianyam oleh mutiara Ilmu Ilahi.

SYEIKH BAHAUDDIN NAQSYABANDIBeliau menjernihkan kemanusiaan dengan Samudra Kemurnian dan Kesalehan. Beliau melepaskan dahaga jiwa dengan air yang berasal dari dukungan spiritualnya. Seisi dunia, termasuk samudra dan benua, berada dalam genggamannya.

Beliau adalah bintang yang berhiaskan Mahkota Petunjuk. Beliau mensucikan seluruh jiwa manusia tanpa kecuali dengan nafas sucinya.Cahayanya menembus setiap lapisan ketidakpedulian. Keluarbiasaannya melahirkan bukti terhempasnya asa tertepis dari keraguan hati kemanusiaan.

Keajaibannya yang penuh kekuatan membawa kehidupan kembali ke dalam hati setelah kematiannya dan menyiapkan jiwa-jiwa dengan perbekalan mereka bagi kehidupan spiritual di masa mendatang. Beliau terpelihara di Maqam Busur Perantara tatkala beliau masih dalam buaian. Beliau menghisap nektar ilmu ghaib secara terus-menerus dari Cangkir Makrifat (Realitas). Segala Puji bagi Allah swt. yang telah mengirimkan seorang mujaddid (yang menghidupkan agama Islam dan menyesuaikan dengan Zaman).

Beliau mengangkat hati manusia, menyebabkan mereka mengangkasa ke langit spiritual. Beliau membuat raja-raja berdiri di pintunya. Beliau menyebarkan petunjuknya dari Utara hingga Selatan, dan dari Timur hingga ke Barat. Beliau tidak meninggalkan seorang pun tanpa dukungan surgawi, termasuk binatang-binatang liar di rimba raya. Beliau adalah Ghawts teragung, Busur Perantara, Sultannya para Awliya, Kalung bagi seluruh mutiara spiritual yang dipersembahkan di alam semesta ini oleh Hadirat Ilahi. Dengan cahaya petunjuknya, Allah swt. membuat yang baik menjadi yang terbaik, dan mengubah yang jahat menjadi baik.

Beliau adalah Salah satu Guru dari tarekat ini dan syekh dari Mata Rantai Emas serta merupakan pembawa alur Khwajagan yang terbaik.

Beliau dilahirkan di bulan Muharram pada tahun 717 H/1317 M, di desa Qasr al-`Arifan, dekat Bukhara. Allah SWT menganugerahkannya kekuatan-kekuatan ajaib di masa kecilnya. Beliau telah diajari rahasia tarekat ini oleh guru pertamanya, Sayyid Syeikh Muhammad Baba As-Samasi QS (*13). Kemudian beliau diberikan rahasia dan kemampuan dari tarekat ini oleh Syaikhnya, Sayyid Amir al-Kulal QS (*14). Beliau juga merupakan Uwaysi dalam hubungannya dengan Rasulullah SAW, karena beliau dibesarkan dalam hadirat spiritual Abdul Khaliq fadjuwani al-Ghujdawani QS (*9) yang telah mendahuluinya selama 200 tahun.

Lanjutkan membaca →

Syaikh Agung Muhyiddin ibnu al-Arabi Al-Andalusi


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Syaikh Agung Muhyiddin ibnu al-Arabi Al-Andalusi.

Muhyiddin ibnu al-Arabi adalah salah seorang sufi di Abad pertengahan, kehidupan dan tulisan-tulisannya sekarang banyak memengaruhi pemikiran di Timur maupun Barat.

Oleh masyarakat Arab, ia dikenal sebagai Syeikh al-Akbar, ‘Syeikh Agung’, sedang orang-orang Kristen Barat melalui terjemahan langsung mengenalnya; ‘Doktor Maksinius’. Ia wafat pada abad ke-13.

Dari Mana Datangnya Gelar?

Ibn_Arabi3 Ja’far ibnuYahya dari Lisabon memutuskan menjumpai Guru Agung Sufi, ia pun melakukan perjalanan dari Makkah sebagaimana pemuda lainnya. Di sana ia bertemu dengan orang asing misterius, seorang laki-laki mengenakan jubah hijau, yang berkata kepadanya sebelum ia berbicara apa pun:

“Engkau mencari Syeikh Agung, Guru yang sangat masyhur. Tetapi engkau mencarinya di Timur ketika ia berada di Barat. Dan ada sesuatu hal yang tidak benar dalam pencarianmu.”

Ia mengirim Ja’far kembali ke Andalusia, untuk menjumpai seseorang bernama Muhyiddin ibnu al-Arabi dari suku Hatim-Tai.

“Dia itulah Guru Agung.”

Tanpa mengatakan kepada siapa pun mengapa ia mencarinya, Ja’far menemukan keluarga Tai di Murcia dan bertanya kepada putranya. Ja’far tahu bahwa sesungguhnya ia (Guru Agung) berada di Lisabon ketika dirinya berangkat pergi. Akhirnya ia menemukannya di Seville.

“Di sana,” ujar seorang pendeta, “Itulah Muhyiddin.” Ia menunjuk kepada seorang pelajar muda, membawa sebuah kitab mengenai Tradisi (Hadis), tampak tergesa-gesa keluar dari ruang kuliah.

Ja’far sangat bingung, tetapi dihentikannya pemuda tersebut dan bertanya, “Siapakah Guru Agung?”

“Aku membutuhkan waktu untuk menjawab pertanyaan itu,” jawabnya.

“Apakah engkau Muhyiddin ibnu al-Arabi dari suku Tai?” tanya Ja’far sedikit meremehkan.

“Benar.”

“Jika demikian aku tidak membutuhkanmu.”

Tigapuluh tahun kemudian di Aleppo, ia melihat Ja’far memasuki ruang kuliah Syeikh Agung, Muhyiddin ibnu al-Arabi dari suku Tai. Muhyiddin melihatnya ketika masuk, dan berkata:

“Sekarang aku siap menjawab pertanyaanmu dulu, sebenarnya tidak perlu ada pertanyaan itu. Tigapuluh tahun lalu Ja’far, engkau tidak membutuhkan aku. Apakah engkau masih tidak membutuhkan diriku? Orang Berjubah Hijau mengatakan ada sesuatu yang salah dalam pencarianmu. Yaitu waktu dan tempat.”

Ja’far ibnu Yahya lantas menjadi salah seorang murid al-Arabi yang terkemuka.

Impian di Mosul

Seorang pencari ayat suci yang memberi pengalaman batiniah yang penting, masih menderita karena kesulitan menafsirkannya secara konstruktif Ia minta petunjuk kepada Syeikh Agung Ibnu al-Arabi tentang mimpi yang sangat mengganggunya ketika berada di Mosul, Iraq.

Ia melihat Guru Ma’ruf yang luhur dari Karkh seolah duduk di tengah-tengah api neraka. Bagaimana mungkin Ma’ruf yang agung berada dalam neraka?

Apa yang kurang dari daya permahamannya, adalah keadaannya sendiri. Ibnu al-Arabi, dari permahamannya terhadap si Pencari jati diri dan kemanusiaannya, menyadari bahwa intisarinya adalah melihat Ma’ruf dikelilingi api.

Api merupakan penjelasan tentang bagian jiwa yang belum dikembangkan, sebagai sesuatu dimana Ma’ruf yang agung terperangkap. Makna sesungguhnya adalah rintangan antara keberadaan Ma’ruf dan keberadaan si Pencari jati diri.

Jika si Pencari (jati diri) ingin mencapai suatu keadaan yang setara dengan Ma’ruf, pencapaian yang ditandai dengan sosok Ma’ruf, maka ia harus melalui satu tahap yang dalam mimpinya digambarkan dengan lingkaran api. Dengan penafsiran ini si Pencari dapat memahami situasinya, dan menunjukkan pada dirinya apa yang masih perlu dilakukan.

Kesalahannya adalah menganggap gambaran Ma’ruf adalah Ma’ruf, dan api adalah api Neraka. Bukan sekadar kesan (Naqsy) tetapi penggambaran yang benar terhadap kesan tersebut, seni yang disebut Tasvir (pemberian makna terhadap gambaran) itulah fungsi seorang Pembimbing yang Benar.

Tiga Bentuk Pengetahuan

Ibnu al-Arabi dari Spanyol, menginstruksikan para pengikutnya dalam keputusannya yang paling kuno ini:

Ada tiga bentuk pengetahuan. Pertama, pengetahuan kecerdasan otak, yang sesungguhnya hanyalah keterangan dan kumpulan kenyataan, dan pemanfaatan sampai pada pengertian-pengertian atau rencana para cendekiawan lebih jauh. Ini disebut ajaran kecendekiawanan (intelektualisme).

Kedua, pengetahuan tentang keberadaan, meliputi perasaan yang emosional (renjana) dan kejanggalan, di mana manusia menganggap bahwa ia merasakan sesuatu tetapi tidak dapat memanfaatkannya. Ini disebut (emosionalisme).

Ketiga, pengetahuan sejati yang disebut Pengetahuan atas Realitas. Pada bentuk ini, manusia dapat merasakan apa yang benar, sejati, melampaui batas-batas pemikiran dan perasaan. Para sarjana dan ilmuwan terpusat pada bentuk pertama pengetahuan. Kaum emosionalis dan eksperimentalis menggunakan bentuk kedua. Lainnya memadukan keduanya, atau memanfaatkan salah satu sebagai pilihan.

Tetapi mereka yang mencapai kebenaran, adalah mereka yang tahu bagaimana menghubungkan dirinya sendiri dengan realitas berada di dua bentuk pengetahuan tersebut. Mereka inilah kaum Sufi sejati, kaum Darwis dan mengalami Pencapaian.

Sumber: republika.co.id

Keagungan Syekh Abdul Qodir Jailani Qs


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Keagungan Syekh Abdul Qodir Jailani Qs.

Ulama-ulama besar mengakui keagungan Syekh Abdul Qodir. Imam Adz-Dzahabi, seorang ahli tafsir terkemuka menyebutkan, karomah Syekh banyak dan jelas. Ibnu Rajab, ahli hadits madzhab Hambali yang salah satu bukunya saya terjemahkan menjadi, “Setahun Bersama Nabi” (diterbitkan Pustaka Hidayah, sekitar 1000 hlm.) menyebut Syekh sebagai teladan orang-orang ma’rifat, pemimpin para syekh dan dikaruniai maqam dan karomah. Imam Al-‘Izz bin Abdussalam, ulama besar madzhab Syafi’i menyatakan,”Tidak ada karomah yang dinukil kepada kami secara mutawatir, kecuali karomahnya Syekh Abdul Qodir Jailani.”

Salah satu karomah Syekh yang paling menarik bagi saya adalah namanya terus disebut, didoakan, dan dibaca dalam tawasul sampai sekarang oleh jutaan umat Islam di berbagai belahan dunia.

Kalau sejarah Rasulullah disebut siroh dan dirujuk serta diteladani oleh umat Islam, maka sejarah hidup Syekh Abdul Qodir Jailani sebagai keturunannya disebut manqobah (jamaknya ialah manakib). Manakibnya menjadi alat ukur perkembangan spiritual para Salik (orang yang ruhaninya berjalan menuju Allah).

Syekh Abdul Qodir Jailani pernah bertanya kepada gurunya, yaitu Syekh Hammad Ad-Dabbas karena di tempat khalwat gurunya setiap malam terdengar dengungan keras seperti lebah.

Syekh Dabbas menjawab,”Aku memiliki sekitar 12.000 murid. Setiap malam aku menyebut nama mereka satu per satu. Aku bantu permohonan hajat mereka kepada Allah. Kita doakan agar mereka tidak melaksanakan maksiat yang direncanakannya serta mudah-mudahan selalu takut dan bertaubat kepada Allah.”

Subhanallah, betapa besar cinta dan pengorbanan seorang mursyid kepada para muridnya. Sebagai murid, khidmah dan pengorbanan apa yang sudah kita lakukan untuk menyukseskan program dan visi Syekh Mursyid kita?

Syekh Abdul Qodir Al-Jilani mendapat doa dari gurunya. Umar Al-Halawy, salah seorang murid Syekh Abdul Qodir Al-Jailani berkelana bertahun-tahun. Ketika pulang, ia ditanya oleh Syekh Hammad Dabbas (guru Syekh Abdul Qodir).

“Kemana saja selama ini kalian berkelana?”

Umar menjawab,”Aku mengelilingi Mesir hingga Maghrib dan aku berjumpa dengan 360 wali Allah. Mereka semua berkata,”Syekh Abdul Qodir Jailani adalah syekh dan pemimpin kami.”

Terima kasih kepada Dr. Ajid Thohir yang menulis disertasi tentang kitab Manakib Syekh Abdul Qodir Al-Jilani. Disertasi beliau menjadi salah satu dari enam disertasi terbaik yang diterbitkan Kemenag tahun 2011 (486 hlm).

Tulisan ini hadir merujuk disertasinya tersebut. Semoga makin banyak orang yang mengkaji dan mengenalkan karya dan pemikiran ulama dan sufi, di samping mengamalkan ajaran dan awradnya. Amin. (Rojaya, Ketua Prodi Ilmu Tasawuf Fakultas Dakwah IAILM Pondok Pesantren Suryalaya)

Sumber : NUonline

Ini Hukum Shalawat Saat Khatib Khutbah Jum’at


Ini Hukum Shalawat Saat Khatib Khutbah Jum’at, Ketika mendengarkan khutbah kita dianjurkan untuk diam dan mendengarkan materi yang disampaikan khatib. Meskipun materi yang disampaikan khatib tidak dipahami dan tidak begitu jelas suaranya, kita dianjurkan mendengar saja. Hal ini sebagaimana dijelaskan Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu’in:

وسن (إنصات) أي سكوت مع إصغاء (لخطبة) ويسن ذلك وإن لم يسمع الخطبة

Artinya, “(Kita) disunahkan diam saat khatib khutbah, maksudnya diam sambil mendengarkan. Ini disunahkan sekalipun tidak terdengar suara khatib.”

Anjuran diam dan mendengarkan khatib ini merujuk pada hadits yang menyatakan bahwa pahala orang yang mengerjakan shalat Jumat akan hilang bila berbicara saat khutbah, meskipun menyuruh orang lain diam.

Rasulullah bersabda:

إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ اَلْجُمُعَةِ أَنْصِتْ وَالْإِمَامِ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ

Artinya, “Apabila kamu berkata kepada temanmu padahal saat itu imam sedang khutbah dengan ucapan ‘diamlah’, maka kamu kehilangan pahala,” (HR Bukhari dan Muslim).

Kendati diam disunahkan saat khatib khutbah, tetapi para ulama masih menganjurkan agar bershalawat kepada Nabi bila khatib menyebut nama Nabi Muhammad atau sifatnya. Shalawat di sini dibolehkan selama tidak berlebihan dan suara tidak terlalu keras.

Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu’in menjelaskan:

ويسن تشميت العاطس والرد عليه ورفع الصوت من غير المبالغة بالصلاة والسلام عليه صلى الله عليه وسلم عند ذكر الخطيب اسمه أو وصفه

Artinya, “Disunahkan menjawab orang yang bersin dan mengeraskan suara dengan catatan tidak berlebihan saat bershalawat kepada Nabi SAW ketika khatib menyebut nama dan sifatnya.”

Para ulama masih membolehkan shalawat kepada Nabi saat khatib berkhutbah. Shalawat ketika itu boleh dengan suara keras, tapi jangan berlebihan dan terlalu keras agar tidak menganggu kosentrasi orang lain. Bershalawatlah sewajarnya.

Shalawat kepada Nabi sangatlah dianjurkan, terutama bila ada orang yang sedang menyebut nama beliau. Karena dalam hadits dikatakan:

اَلْبَخِيْلُ مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ

Artinya, “Orang pelit itu adalah orang yang enggan bershalawat ketika disebut namaku di dekatnya,” (HR At-Tirmidzi).

Sebab itu, ketika khatib menyebut nama nabi Muhammad, kita tetap dianjurkan shalawat dengan suara pelan dan tidak berlebih-lebihan. Wallahu a’lam.

Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat !

Sumber : NUonline

Rahasia Bismillah


Rahasia Bismillah. Suatu hari ada seorang suami menitipkan dompet berisi uang kepada istrinya. Ia meminta sang istri untuk menjaganya baik-baik. Namun ternyata sang suami ini memiliki tabiat yang kurang baik. Ia memiliki rencana buruk. Diam-diam, sang suami mengikuti sang istri agar mengetahui di mana sang istri menyimpan uangnya. Tak lama setelah istrinya pergi, sang suami mengambil dompet tersebut. Dengan demikian, ia bisa memarahi istrinya saat dompet itu hilang.

Beberapa hari kemudian, sang suami berkata, “Mana dompet yang kutitipkan tempo hari?”

Sang suami yakin ia akan mendengar suara panik istrinya mencari dompet tersebut. Namun ternyata tidak ada kehebohan apapun. Sang istri memberikan kembali dompet pemberian suami itu. Betapa terkejutnya sang suami menemukan bahwa dompet itu berada di tangan sang istri, lengkap dengan uangnya.

Ternyata, sebelum meletakkan dompet, sang istri mengucapkan bismillah. Berita ini sampai kepada Rasulullah, lalu beliau berkata “Allah telah memerintahkan malaikat, untuk mengambil barang tersebut dan menempatkannya kembali pada tempatnya.”

Sejak peristiwa itu sang suami bertobat dan menjadi suami yang baik.

Sahabat, betapa luar biasanya manfaat bismillah. Tidak heran jika setiap awalan surat dalam Alquran dimulai dengan bismillah. Namun ternyata, masih ada banyak manfaat bismillah lainnya. Apa saja?

Meraih keberkahan dalam bekerja

Hendak mulai bekerja? Jangan lupa untuk mengucapkan bismillah terlebih dahulu, ya. Ini karena ada keberkahan dan rida dari Allah swt, jika kita memulai pekerjaan dengan mengucapkan basmalah. Rasulullah bersabda, “Segala sesuatu (aktivitas yang baik) yang tidak dimulai dengan bismillah akan terputus (nilai keberkahannya).” (HR.Al-Bukhari dan Muslim)

Melindungi rumah dari setan

Untuk melindungi rumah kita dari setan, kita tidak perlu menggunakan jampi-jampi atau jimat untuk melindungi rumah. Cukup ucapkan bismillah saat kita membuka dan menutup pintu rumah. Insyaallah setan tidak bisa masuk ke dalam rumah. Sebagaimana hadis dari Rasulullah SAW, “Dan tutuplah pintu kalian seraya membaca Bismillah, sebab setan tidak akan mampu membuka pintu yang tertutup (dengan baca Bismillah).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pelindung saat keluar rumah

Sama seperti saat kita masuk ke dalam rumah, pada saat keluar rumah untuk beraktivitas, sebaiknya kita mengucapkan kalimat basmalah. Hal ini diungkapkan dalam hadis berikut.

Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa keluar dari rumahnya membaca: Bismillah, aku bertawakkal pada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali bersama Allah”, maka dikatakan padanya: ‘Kamu telah tercukupi dan terlindungi’, dan setan pun akan menjauh darinya’.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan al-Albani)

Maka selalu baca bismillah ya sahabat. Dengan demikian, insyaallah kita akan selalu berada dalam lindungan-Nya.

Dokter dan pasien sebaiknya mengucapkan bismillah sebelum memulai tindakan medis.
Mencari kesembuhan

Ucapan bismillah juga sebaiknya kita lontarkan saat kita berupaya mencari kesembuhan. Dokter dan pekerja medis lain yang mulai bekerja sebaiknya mengucapkan bismillah sebelum mulai bekerja. Pasien juga sebaiknya mengucapkan bismillah sebelum meminum obat atau tindakan medis lainnya. Dengan demikian, kita percaya bahwa sesungguhnya kesembuhan berasal dari Allah swt, dan manusia hanya mencari upaya kesembuhannya.

Seperti kata Ali bin Abi Thalib mengenai bacaan basmalah: Bismillahi adalah obat dari segala macam penyakit dan ialah unsur pokok dalam segala macam obat. Rahman adalah penolong bagi setiap orang yang beriman pada Allah, dan nama tersebut tidak digunakan untuk menemani yang lainnya selain Allah. Rohim adalah penolong bagi orang yang bertaubat dan beriman pada Allah serta beramal shalih. (Tafsir al-Munir: 1/48).

Pahala yang besar

Pahala membaca bismillah juga sangat besar! Satu huruf yang kamu baca dalam Alquran mengandung keberkahan mulai 10 sampai 700 pahala. Coba kita telaah ucapan bismillahirrahmanirrahim terdiri dari 19 huruf. Kamu tak akan sanggup menghitungnya, apalagi kamu mengucapkan di setiap ibadah salat. Ikhlaskan ya, jangan berhitung.

Sumber : dikutip dari berbagai sumber

Yuk Bershalawat, Apapun Keinginan Kita Inshaa Allah Terkabul


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Yuk Bershalawat, Apapun Keinginan Kita Inshaa Allah Terkabul.

Dulu saya lagi naek motor, berenti. Saya liat Bilboard iklan HP. Sadar ga pengen cuma liat, maka saya jadiin shalawat dan doa.

Saya parkir, saya buka helm. Terus saya samperin tuh tiang bilboard. Saya tempelin tangan saya ke tiang bilboard. Saya katakan ke Allah, “Yaa Allah… HP apapun yang diiklankan, kirim ke saya…”

Bertahun-tahun kemudian, hp-hp baru saya sadari, datang terus. Hehehe. iPhoneX… Hihihihi. Datang aja. Ga pake beli. Waktu ke Hongkong, S8 Note dianterin sama kawan-kawan Hongkong. Ke saya. Saya ga terkejut. Sudah biasa. Heheheh. Tapi kemudian jadi terkejut. Hehhee. Ga jadi ga terkejut. Sebab kata kawan-kawan Hongkong, “Titip ya Stadz. Punya Habib Nabil al Musawa.”

Hahhahhaha. .

Ya gapapa juga. Cukup satu hp mah, hehehhehehe. Tapi nih, kalo mau “iseng”, asli, datang juga tuh Note8. Kan udah di tangan, walo titipan. Shalawatin aja. Doa, sambil baca shalawat. Yakin, bakal datang. Nah, kalo udah datang, kasih dah siapa yang pantas dan layak dikasih. Jangan sampe laper dunia juga. Dunia mah secukupnya aja.

Ok. Nih video, doa dah. Shalawat. Shalawatnya jangan 100 dah. Apalagi kalo judulnya supaya bisa kuliah di Luar Negeri. Jangan 100 lah shalawatnya. Tapi 1000 gitu loh. Selamat bershalawat ya. Berkah. Bisa membuat doa dengan izin Allah, kekabul.

Sumber: yusufmansur.com