Kun Fa Ya Kuun Kalimat Sakti Allah atas Kehendak-Nya

Kun Fa Ya Kuun Kalimat Sakti Allah atas Kehendak-Nya

Pesugihan Islam : Kun Fayakuun merupakan kalimat yang berbentuk perintah dan larangan. Kalimat tersebut juga menunjukkan kedahsyatan kehendak Allah SWT.

“Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia”. (QS Yasin ayat 82).

Apabila ikhlas dan terhimpit pada suatu keadaan yang tidak menyenangkan, kemudian berikhtiar dan tawakal, maka akan mengundang pertolongan Allah. Allah senantiasa akan membuka jalan keluar dari semua kesulitan yang dialami oleh umatnya, dan menunjukkan jalan menuju kesuksesan untuk umatnya.

Baja Juga:   Jalan Tuhan Menjadi KAYA

Ketika manusia ikhlas saat melakukan setiap perbuatan kebaikan, maka secara otomatis akan mendapatkan balasan dari Allah sepuluh kali lipat.

“Barang siapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya, dan barang siapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)”. (QS Al-An’am ayat 160).

Allah SWT menciptakan langit dan bumi dengan mengucapkan kalimat Kun Fayakuun.

“Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan “Jadilah, lalu terjadilah”, dan di tangan-Nya-lah segala kekuasaan di waktu sangkala ditiup. Dia mengetahui yang gaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui”. (QS Al-An’am ayat 73).

Selain itu disebutkan pada surar Ali- Imran ayat 59 bahwa Allah menciptakan nabi Adam yang berasal dari tanah. Allah berfirman, “Kun Fayakun maka jadilah (seorang manusia) jadilah dia.

Baja Juga:   Keajaiban Kun Fa Ya Kuun: Tips Mujarab Cepat Mendapatkan Pekerjaan

Keajaiban Kun Fayakun juga dirasakan oleh Maryam ibunda nabi Isa. Pada saat itu, dirinya belum pernah disentuh oleh lelaki manapun, namun karena kehendak Allah, dirinya mengandung dan melahirkan nabi Isa.

“Maryam berkata: “Ta Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun”. Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: Jadilah, lalu jadilah dia”. (QS Ali Imran ayat 47).

Baja Juga:   Perintah Dzikir Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadist

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Kami siap untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
👋 Ass, Apa yang bisa kami bantu?