Khasiat Dzikir Shalawat Shallallahu ‘Ala Muhammad


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Khasiat Dzikir Shalawat Shallallahu ‘Ala Muhammad.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.

  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

PESUGIHAN ISLAM

Pesugihan Islam, ya kenapa kami katakan pesugihan islam, karena dalam melakukan ritual ini, anda tidak perlu datang ke mbah dukun, cukup anda menghadap Allah saja, dan dipastikan semua masalah anda beres.

Banyak saudara kita yang tersesat kejalan syaiton hanya karena ingin kaya, ingin memiliki harta berlimpah. STOP, itu hanya akan membuat kita dan keturunan kita semakin sulit dan bahkan sampai di laknat oleh ALLAH SWT.

Banyak jalan menuju Roma begitu kata pepatah, jadi bukan hanya satu jalan.

Begitu pula kita dalam menggapai kebahagiaan dan mengejar kekayaan. Jangan sampai kita lupa diri dan tersesat didalamnya hanya karena demi memiliki harta dunia ini.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menggapai itu semua. Apa Rahasianya?

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA KAYA nya.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

Susah Cari Kerja, Mau Kerja Sesuai Keinginan? Ini Loh Rahasianya !


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Susah Cari Kerja, Mau Kerja Sesuai Keinginan? Ini Loh Rahasianya !

Tidak semua orang mendapatkan kemudahan dalam mencari pekerjaan. Kadang ada saja halangan yang menyebabkan seseorang tidak diterima melamar di sebuah pekerjaan. Masalah ini jika dibiarkan bisa saja akan membuat seseorang menjadi pengangguran dalam waktu yang cukup lama. Dampaknya pun akan mengurangi produktifitas dalam berkarya.

Apabila Anda termasuk orang yang susah cari kerja, sebaiknya mulai sekarang mulai instropeksi diri. Barangkali ada kesalahan yang tidak Anda sadari yang menyebabkan sulitnya mencari kerja.

Banyak jalan menuju Roma begitu kata pepatah, jadi bukan hanya satu jalan.

Begitu pula kita dalam mencari kerja, banyak cara untuk ditempuh, ya yang utama tentunya bekal ilmu sesuai dengan pekerjaan yang kita inginkan.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menggapai itu semua. Apa Rahasianya?

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA KAYA – Rahasia mendapatkan pekerjaan sesuai yang kita inginkan.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 

Pesugihan Islam Gratis AMPUH !


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Pesugihan Islam Gratis AMPUH !

Pesugihan Islam, ya kenapa kami katakan pesugihan islam, karena dalam melakukan ritual ini, anda tidak perlu datang ke mbah dukun, cukup anda menghadap Allah saja, dan dipastikan semua masalah anda beres.

Banyak saudara kita yang tersesat kejalan syaiton hanya karena ingin kaya, ingin memiliki harta berlimpah. STOP, itu hanya akan membuat kita dan keturunan kita semakin sulit dan bahkan sampai di laknat oleh ALLAH SWT.

Banyak jalan menuju Roma begitu kata pepatah, jadi bukan hanya satu jalan.

Begitu pula kita dalam menggapai kebahagiaan dan mengejar kekayaan. Jangan sampai kita lupa diri dan tersesat didalamnya hanya karena demi memiliki harta dunia ini.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menggapai itu semua. Apa Rahasianya?

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA KAYA nya.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

Mau Kaya Raya? Pakai Saja Pesugihan Islam, Mudah dan Simpel


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Mau Kaya Raya? Pakai Saja Pesugihan Islam, Mudah dan Simpel.

Banyak jalan menuju Roma begitu kata pepatah, jadi bukan hanya satu jalan.

Begitu pula kita dalam menggapai kebahagiaan dan mengejar kekayaan. Jangan sampai kita lupa diri dan tersesat didalamnya hanya karena demi memiliki harta dunia ini.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menggapai itu semua. Apa Rahasianya?

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA KAYA nya.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

Tips Sukses Ala Rasulullah S.A.W ? Ini Rahasianya !


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Tips Sukses Ala Rasulullah S.A.W ? Ini Rahasianya !

Setiap manusia sudah dapat dipastikan dalam menjalani kehidupan ini mendambakan kesuksesan dalam hidupnya. Apasih Rahasia Sukses itu? Yuk disimak…

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA nya.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

RAHASIA KEAJAIBAN SHOLAWAT : Keajaiban Sholawat Shallallahu Ala Muhammad صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: RAHASIA KEAJAIBAN SHOLAWAT : Keajaiban Sholawat Shallallahu Ala Muhammad صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

Shalawat Asyghil


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Sholawat Asyghil : Inilah Sejarah Sholawat Asyghil.

Sholawat Asyghil merupakan bentuk sholawat yang populer dibaca oleh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat NU dan kalangan pesantren. Hampir dalam setiap istighasah, sholawat ini termasuk bacaan utama yang harus dikumandangkan secara berjemaah.

Disebutkan bahwa pertama kali yang membaca sholawat Asyghil ini adalah Imam Ja’far Assadiq (w. 138 H). Beliau biasa membaca sholawat ini saat malakukan doa qunut shalat Subuh. Namun kemudian sholawat ini masyhur dengan sebutan Sholawat Habib Ahmad bin Umar Alhinduan Ba ‘Alawy (w.1122 H). Hal ini karena sholawat ini termasuk bacaan sholawat yang dihimpun dalam kitabnya Alkawakib Almudhi’ah fi Zikris Shalah ‘ala Khairil Bariyyah.

Selain untuk memohonkan sholawat dan salam atas Nabi Saw, keluarga dan sahabatnya, sholawat ini bertujuan meminta kepada Allah agar kita diselamatkan dari kejahatan orang-orang yang zalim. Berikut lafadz sholawat Asyghil;

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَشْغِلِ الظَّالِمِيْنَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِيْنَ وَعَلَي الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa asyghilidz dzolimin bidz dzolimin wa akhrijna min bainihim salimin wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

“Ya Allah, berikanlah sholawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang zalim dengan orang zalim lainnya. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan limpahkanlah sholawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau.”

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

Sholawat Asyghil : Inilah Sejarah Sholawat Asyghil


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Sholawat Asyghil : Inilah Sejarah Sholawat Asyghil.

Sholawat Asyghil merupakan bentuk sholawat yang populer dibaca oleh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat NU dan kalangan pesantren. Hampir dalam setiap istighasah, sholawat ini termasuk bacaan utama yang harus dikumandangkan secara berjemaah.

Disebutkan bahwa pertama kali yang membaca sholawat Asyghil ini adalah Imam Ja’far Assadiq (w. 138 H). Beliau biasa membaca sholawat ini saat malakukan doa qunut shalat Subuh. Namun kemudian sholawat ini masyhur dengan sebutan Sholawat Habib Ahmad bin Umar Alhinduan Ba ‘Alawy (w.1122 H). Hal ini karena sholawat ini termasuk bacaan sholawat yang dihimpun dalam kitabnya Alkawakib Almudhi’ah fi Zikris Shalah ‘ala Khairil Bariyyah.

Selain untuk memohonkan sholawat dan salam atas Nabi Saw, keluarga dan sahabatnya, sholawat ini bertujuan meminta kepada Allah agar kita diselamatkan dari kejahatan orang-orang yang zalim. Berikut lafadz sholawat Asyghil;

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَشْغِلِ الظَّالِمِيْنَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِيْنَ وَعَلَي الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa asyghilidz dzolimin bidz dzolimin wa akhrijna min bainihim salimin wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

“Ya Allah, berikanlah sholawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang zalim dengan orang zalim lainnya. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan limpahkanlah sholawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau.”

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

Kisah Keajaiban Sholawat : Kisah Keajaiban Alfatihah 100 x dan Sholawat 100 x


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat : Kisah Keajaiban Alfatihah 100 x dan Sholawat 100 x.

Dalam seminggu ini ramai orang mempermasalahkan lafal Alfateka yang diucapkan oleh Presiden Joko Widodo. Sebenarnya itu tidak masalah karena Presiden Joko Widodo mengucapkannya dengan aksen Jawa yang sudah lumrah di tanah Jawa.

Kali ini tidak membicarakan Alfateka ala Presiden Joko Widodo, tapi berikut ini ialah cerita keajaiban Alfatihah dan Sholawat.

Suatu hari Kyai Ahmad Dalhar Watu Congol, Magelang kedatangan seseorang tamu Tionghoa non Muslim. Sang tamu bercerita bahwa perusahaannya bangkrut dan ia mesti menanggung hutang yang cukup banyak. Sang tamu minta ke Kyai supaya diberi ‘amalan’ yang bisa ‘mendatangkan’ rejeki sehingga sang tamu bisa melunasi hutang-hutangnya.

Tanpa banyak kata Kyai Ahmad memberi ‘ijazah’ supaya sang tamu mengamalkan wirid dengan membaca fatihah dan sholawat. Kyai Ahmad berucap: “Wocoen: fatihah satus, sholawat satus. bendino!” (Baca tiap hari! fatihah 100 x dan sholawat 100 x).

Tanpa banyak komentar sang tamu lalu mohon pamit dan pulang.

Hutang Lunas, Perusahaan Bangkit Lagi dengan Wirid Fatihah 100 x dan Sholawat 100 x

Setahun sesudah kejadian itu, Kyai Ahmad kedatangan tamu yang membawa oleh-oleh “wah” mulai dari makanan sampai barang-barang berharga.

Kyai Ahmad pun bertanya-tanya kenapa ada tamu yang membawa pemberian begitu banyak. Sang tamu pun menerangkan bahwa berkat menjalankan “amalan” Kyai Ahmad ia memperoleh jalan keluar. Hutang-hutangnya terlunasi, perusahaannya bisa bangkit kembali.

Kyai Ahmad menanyakan, lho kamu Islam apa bukan? Dijawab bukan Islam. Lalu engkau mengamalkan apa? Dijawabnya, “Ya itu Kyai, yang dari panjenengan itu. Panjenengan kan nyuruh saya supaya membaca “Fatihah satus, sholawat satus…. fatihah satus, sholawat satus….” Ya itu yang saya baca sebanyak-banyaknya.”

Sumber: islam-institute.com

Inilah 18 Fadhilah Sholawat yang Luar Biasa


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Inilah 18 Fadhilah Sholawat yang Luar Biasa.

Pengertian dari membaca sholawat yaitu memberi keberkahan, kemuliaan, kesejahteraan dan rahmat pada nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan pengikutnya, dimana tujuan kita agar mendapatkan pahala dan kebaikan selama didunia dan dihari kiamat kelak. Tetapi Sholawat juga berarti berdoa memberi kemuliaan dan memuji nama yang maha sempurna Allah SWT agar kita selalu dekat dengannya sehingga ketika kita membutuhkan bantuannya dalam keadaan terdesak maka tak akan ada yang mustahil baginya untuk dapat menolong kita.

Nabi Muhammad SAW bersabda : “Apabila salah satu diantara kamu (manusia) membaca sholawat, sebaiknya diawali dengan mengagungkan nama Allah ta’ala dan memujinya , setelah itu barulah membaca sholawat kepada nabi , setelah itu barulah dapat berdoa sesuai doa yang dinginkan ( HR.Ahmad, Abu dawud dan tirmidzi)”

Fakta dari fadhilah sholawat

Berikut adalah beberapa fakta mengenai fadhilah sholawat :

1. Membaca sholawat dapat menggantikan shadaqah bagi orang orang yang hidup dalam garis kemiskinan dan tidak mampu bershadaqah.

2. Dimudahkan jalan menuju kematian yang baik dan tidak menderita kesusahan atau ketika sakaratul maut (Sholawat dibaca sebanyak 10 kali setelah sholat maghrib)

3. Terhindar dari rasa gelisah, kekhawatiran, kepanikan, kecurigaan dan rasa kebingungan akibat masalah yang sedang dihadapi

4. Dapat dibukakan pintu rejeki seluas luasnya dan dilapangkan segala urusan dunia tanpa ada masalah (Membaca sholawat dibaca sebanyak banyaknya setiap hari )

5. Dapat menghapus dosa dosa kecil yang disengaja atupun tidaak sengaja yang telah berlangsung lama atau baru ( sholawat dibaca 80 kali pada hari jumat setelah sholat ashar)

6. Dapat terhindar dari tipu muslihat dan godaaan setan atau jin kafir yang hanya menggiring kita pada perbuatan dosa yang nantinya akan merugikan pihak lain

7. Dapat terhindar dari hasutan, gunjingan buruk atau fitnah dari orang orang yang memiliki fikiran jahat yang didalam hati mereka dipenuhi rasa iri, dengki dan amarah (Sholawat dapat dibaca sebanyak 1000 kali). (baca : fitnah dalam islam)

8. Dapat diberikan keselamatan oleh Allah SWT terhadap bencana alam atau bencana lain yang dihasilkan dari perbuatan jahat manusia ( sholawat dapat dibaca sehabis shalat fardhu sebanyak 3 kali)

9. Dapat mendatangkan rahmat dan hidayah bagi orang orang yang membaca sholawat dengan hati yang ikhlas dan tidak terburu buru ( sholawat dapat dibaca 10 kali setiap hari)

10. Dapat mendapatkan jodoh yang baik dan cepat aats ketetapan daan ketentuan dari Allah SWT ( sholawat dapat dibaca 100 kali setiap hari )

11. Dapat menyembuhkan penyakit ringan dan penyakit menular (sholawat dibaca sebanyak 7 kali setiap hari setelah menjalankan sholat 5 waktu)

12. Diterangkan pikiran, ditenangkan hati dan dicarikan jalan keluar pada setiap masalah yang sedang dihadapi (sholawat dibaca 3 kali setelah menjalankan sholat 5 waktu)

13. Agar memiliki cara berfikir yang cerdas, sabar dan penuh ide baru yang bermanfaat bagi banyak orang ( sholawat dibaca sebanyak 1000 kali )

14. Agar dipandang baik oleh umum misalnya lebih dihargai, dihormati dan disayangi banyak orang (sholawat dibaca sebanyak 11 kali setiap sholat lima waktu)

15. Mendapat pertolongan dari Allah SWT disaat kesusahan yang terdesak atau pada saat tidak ada (sholawat dibaca sebanyak banyaknya diberbagai kesempatan)

16. Apa yang dilakukan dan direncanakan agar berakhir dengan keberhasilan asalkan yang dilakukan sesuai dengan kaidah islam dan tidajk merugikan pihak manapun.

17. Akan diberikan berbagai macam kesenangan, kebahagiaan dan ketenangan hati didunia dan akhirat (sholawat dibaca sebanyak 1000 kali pada malam jumat )

18. Terhindar dari penyakit hati yang menimbulkan dosa misalnya sifat dendam, iri dan menyebarkan keburukan orang lain dan lain lain (sholawat dibaca sebanyak 41 kali setiap hari setelah sholat 5 waktu).

Anjuran Membaca Doa diawali Dengan Sholawat
Bagaimana jika berdoa dengan memuji nama Allah SWT tetapi tidak membaca sholawat pada Nabi Muhammad SAW ?

Agar doa atau sholawat diterima dan dikabulkn oleh Allah SWT hendaknya memanjatkan doanya dengan tata cara yang santun dan sesuai dengan kaidah islam yakni memulainya dengan memuji nama Allah SWT kemudian melanjutkan dengan membaca sholawat dengan hati ikhlas dan tidak terburu buru.

Doa yang dilakukan dengan memuji nama Allah SWT namun tidaak mermbaca sholawat untuk kemuliaan nabi Muhammad SAW, dianggap orang yang sedang berdoa tersebut terburu buru dan tidak benar benar dalam kondisi yang konsentrasi.

Dengan kata lain orang tersebut lebih mengutamakan keinginan duniawinya daripada mendekatkaan diri pada Allah dan Rasullulah SAW. Kejadian yang sangat disayangkan tersebut sesuai dengan pernyataan Rasullah SAW bahwa; ” dia mendengar ada seseorang yang sedang berdoa memuji nama allah namun tanpa membaca sholawat , maka nabi mengatakaan bahwa orang itu terburu buru.”

Inilah sabda nabi Muhammad tentang sholawat “Bagi siapa yang membaca sholawat kepadaku walau cuma satu kali maka allah SWT akan membalas kebaikan kepadamu sepuluh kali dan sepuluh derajat ” ( HR. Muslim : 408 dan pernah dinyatakan oleh Imam bukhori dalam adabul Mufrad , Ibnu abu syaibah, Ismaili dan sanad ma’lul)”

Maka dari itu ada hadist yang menunjukkan keutamaan bersholawat kepada nabi Muhammad SAW dan anjuran untuk memperbanyak membaca sholawat tersebut. Karena itulah mengapa Allah ta’ala turunlah sebuah rahmat , sebuah pengampunan, pahala yang besar bagi siapa saja yang membaca sholawat.

Inilah hadistnya : “Sesungguhnya Allah dan malaikat malaikatnya bersholawat untuk nabi. Hai orang orang yang beriman bersholawatlah selalu untuk nabi Muhammad dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al- ahzab 33:56 )”

Sholawat untuk memuliakan Nabi terakhir Muhammad SAW agar seluruh umat muslim selalu ingat bahwa dialah nabi terakhir yang wajib dimuliakan sampai akhir jaman. Membaca sholawat ternyata sangat berperan besar dihari kiamat nanti, karena membaca sholawat merupakan sebuah doa yang berjalan pada kebaikan dan kebenaran yang sebenarnya untuk mengingatkan pada semua muslim didunia bahwa allah satu satunya tuhan tuhan pencipta alam dan Rasullullah adalah utusan allah SWT yang terakhir hingga hari kiamat tiba. Sosoknya wajib kita muliakan dan kita beri rahmat melalui sholawat agar menjadi sauri tauladan bagi seluruh umat manusia khususnya kaun muslim.

Masih ada kejadian diluar nalar yang perlu diwaspadai yaitu munculnya aliran sesat yang mengaku sebagai tuhan alam semesta yang menjelma menjadi manusia , ada juga yang mengaku jelmaan nabi setelah nabi muhammad SAW. maka dari itu membaca sholawat adalah jalan terbaik untuk mengukuhkan dan memperkuat keimanan seseorang terhadap kepercayaan adanya allh SWT yang sebenarnya nyata seta percaya dengan hadist hadist nabi bahwa Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir sampai akhir jaman.

Hari Jumat Penuh Berkah untuk Bersholawat

Membaca sholawat bisa dilakukan kapan saja dan hari apa saja karena didalam islam semua hari adalah baik dan diciptakan allh SWT dengan memiliki keistimewaannya sendiri sendiri. Jika ada perintah Allah untuk manusia bersholawat pada hari jumat itu dikarenakan sudah ketetapannya dan kita tidaklah bisa mengubahnya, dialah yang maha tinggi dengan segala yang dikehendakinya dan pada dasarnya Ketetapan allah SWT adalah ketetapan dari baginda Rasullulah SAW juga .

Rasullulah bersabda bahwa ” perbanyaklah sholawat kepadaku pada setiap hari jumat, karena pada hari itulah sholawat umatku akan diperlihatkan dengahn jelas padaku pada setiap hari jumat , dan barang sipa yang banyak bersholawat kepadaku maka dialah yang paling dekat denganku ketika hari kiamat tiba.” (HR. Baihaqi didalam sunan al- kibro)”

Inilah yang termasuk sholawat nabi yang bisa diamalkan dan dibaca sesuai dengan keinginan kita tetapi tetap pada tujuan untuk mermuliakan dan mensejahterakan nabi Muhammad SAW, keluarga beserta pengikut setianya , Membaca sholawat juga mempunyai tujuan agar senantiasa memperkuat keimanan kita dan mendapatkan berkah, pahala serta kebaikan dari Allah SWT.

  1. Sholawat Jibril
  2. Sholawat Nariyyah
  3. Sholawat An-Nabiyyul Ummi
  4. Sholawatb Al-Qadril Azhim
  5. Sholawaat Rau’ufurahhim
  6. Sholawat Sa’adatud – Darain
  7. Sholawat Kamaliyah
  8. Sholawat Basyairul khairat
  9. Sholawat Ibrahimiyah
  10. Sholawat Badawiyah
  11. Sholawat Munjiyat dan lain lain.
  12. Sholawat Khusus yang didapat dari Guru

Membaca sholawat dengan sungguh sungguh, dengan hati yang ikhlas dan tidak terburu buru serta semata mata hanya mengharapkan ridho , pengampunan, berkah dan pahala dari Allah SWT, maka apa yang kita inginkan akan menjadi prioritas utama Oleh allah SWT untuk segera dikabulkan.

Memahami tentang Sholawat lebih baik ketika usia dini

  • Alangkah besar manfaat yang akan didapat jika tentang pengertian sholawat di ketahui dan dipahami oleh anak anak usia dini. Diusia dewasanya nanti tentang sholawat bukan tidak mungkin sudah mendarah daging dalam keimannanya dan bisa menjadi kebiasaan yang terpuji untuk selalu membaca sholawat dihari hari kehidupan yang sedang dijalaninya.
  • Memberi pemahaman dan pengertian yang benar tentang sholawat pada anak anak diusia dini sebaiknya ditempat ibadah misalnya saat ada pengajian dan mempraktekan kalimah kalimah doa sholawat setelah melakukan sholat 5 waktu atau ketika disekolah sedang ada pelajaran Agama Islam.
  • Membentuk kepercayaan dan memperkuat keimanan terhadap kaidah islam sejak usia dini lebih manjur untuk menciptakan pribadi seseorang menjadi lebih baik dan mandiri selama apa yang diajarkan adalah kebenaran dan kebaikan, misalnya memberi pemahaman tentang manfaat sholawat dan membiasakan diri untuk selalau membaca kalimat tersebut dalam keadaan apapun.

Sumber: dalamislam.com