Khasiat Dzikir Shalawat Shallallahu ‘Ala Muhammad


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Khasiat Dzikir Shalawat Shallallahu ‘Ala Muhammad.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.

  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

PESUGIHAN ISLAM

Pesugihan Islam, ya kenapa kami katakan pesugihan islam, karena dalam melakukan ritual ini, anda tidak perlu datang ke mbah dukun, cukup anda menghadap Allah saja, dan dipastikan semua masalah anda beres.

Banyak saudara kita yang tersesat kejalan syaiton hanya karena ingin kaya, ingin memiliki harta berlimpah. STOP, itu hanya akan membuat kita dan keturunan kita semakin sulit dan bahkan sampai di laknat oleh ALLAH SWT.

Banyak jalan menuju Roma begitu kata pepatah, jadi bukan hanya satu jalan.

Begitu pula kita dalam menggapai kebahagiaan dan mengejar kekayaan. Jangan sampai kita lupa diri dan tersesat didalamnya hanya karena demi memiliki harta dunia ini.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menggapai itu semua. Apa Rahasianya?

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA KAYA nya.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

Pesugihan Islam


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Pesugihan Islam Gratis AMPUH !

Pesugihan Islam, ya kenapa kami katakan pesugihan islam, karena dalam melakukan ritual ini, anda tidak perlu datang ke mbah dukun, cukup anda menghadap Allah saja, dan dipastikan semua masalah anda beres.

Banyak saudara kita yang tersesat kejalan syaiton hanya karena ingin kaya, ingin memiliki harta berlimpah. STOP, itu hanya akan membuat kita dan keturunan kita semakin sulit dan bahkan sampai di laknat oleh ALLAH SWT.

Banyak jalan menuju Roma begitu kata pepatah, jadi bukan hanya satu jalan.

Begitu pula kita dalam menggapai kebahagiaan dan mengejar kekayaan. Jangan sampai kita lupa diri dan tersesat didalamnya hanya karena demi memiliki harta dunia ini.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menggapai itu semua. Apa Rahasianya?

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA KAYA nya.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

Susah Cari Kerja, Mau Kerja Sesuai Keinginan? Ini Loh Rahasianya !


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Susah Cari Kerja, Mau Kerja Sesuai Keinginan? Ini Loh Rahasianya !

Tidak semua orang mendapatkan kemudahan dalam mencari pekerjaan. Kadang ada saja halangan yang menyebabkan seseorang tidak diterima melamar di sebuah pekerjaan. Masalah ini jika dibiarkan bisa saja akan membuat seseorang menjadi pengangguran dalam waktu yang cukup lama. Dampaknya pun akan mengurangi produktifitas dalam berkarya.

Apabila Anda termasuk orang yang susah cari kerja, sebaiknya mulai sekarang mulai instropeksi diri. Barangkali ada kesalahan yang tidak Anda sadari yang menyebabkan sulitnya mencari kerja.

Banyak jalan menuju Roma begitu kata pepatah, jadi bukan hanya satu jalan.

Begitu pula kita dalam mencari kerja, banyak cara untuk ditempuh, ya yang utama tentunya bekal ilmu sesuai dengan pekerjaan yang kita inginkan.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menggapai itu semua. Apa Rahasianya?

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA KAYA – Rahasia mendapatkan pekerjaan sesuai yang kita inginkan.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 

Pesugihan Islam Gratis AMPUH !


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Pesugihan Islam Gratis AMPUH !

Pesugihan Islam, ya kenapa kami katakan pesugihan islam, karena dalam melakukan ritual ini, anda tidak perlu datang ke mbah dukun, cukup anda menghadap Allah saja, dan dipastikan semua masalah anda beres.

Banyak saudara kita yang tersesat kejalan syaiton hanya karena ingin kaya, ingin memiliki harta berlimpah. STOP, itu hanya akan membuat kita dan keturunan kita semakin sulit dan bahkan sampai di laknat oleh ALLAH SWT.

Banyak jalan menuju Roma begitu kata pepatah, jadi bukan hanya satu jalan.

Begitu pula kita dalam menggapai kebahagiaan dan mengejar kekayaan. Jangan sampai kita lupa diri dan tersesat didalamnya hanya karena demi memiliki harta dunia ini.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menggapai itu semua. Apa Rahasianya?

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA KAYA nya.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

Mau Kaya Raya? Pakai Saja Pesugihan Islam, Mudah dan Simpel


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Mau Kaya Raya? Pakai Saja Pesugihan Islam, Mudah dan Simpel.

Banyak jalan menuju Roma begitu kata pepatah, jadi bukan hanya satu jalan.

Begitu pula kita dalam menggapai kebahagiaan dan mengejar kekayaan. Jangan sampai kita lupa diri dan tersesat didalamnya hanya karena demi memiliki harta dunia ini.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menggapai itu semua. Apa Rahasianya?

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA KAYA nya.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

Tips Sukses Ala Rasulullah S.A.W ? Ini Rahasianya !


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Tips Sukses Ala Rasulullah S.A.W ? Ini Rahasianya !

Setiap manusia sudah dapat dipastikan dalam menjalani kehidupan ini mendambakan kesuksesan dalam hidupnya. Apasih Rahasia Sukses itu? Yuk disimak…

Anda ingin tahu cara menjadi orang sukses? Sering membaca buku atau kata-kata motivasi namun tetap saja belum berhasil? Ingin kiat praktis yang benar-benar bisa Anda terapkan untuk sukses? Ini RAHASIA nya.

  1. JALANKAN SEMUA YANG DI PERINTAHKAN ALLAH SWT, JAUHI LARANGANNYA.
  2. BACA SHOLAWAT: صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ (Shallallahu ‘Ala Muhammad) 10.000 Kali / Hari ATAU SEBANYAK YANG ANDA MAMPU.
  3. PEGANG ERAT – DUIT
    • – DOA
    • – USAHA
    • – IKHTIAR
    • – TAWAQAL

Insya Allah, hidup kita akan dilimpahi dengan keberkahan dan kesuksesan.

Kenapa Sholawat? Berikut Penjelasan Rahasia Keajaiban dan Keutamaan Sholawat…

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

RAHASIA KEAJAIBAN SHOLAWAT : Keajaiban Sholawat Shallallahu Ala Muhammad صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: RAHASIA KEAJAIBAN SHOLAWAT : Keajaiban Sholawat Shallallahu Ala Muhammad صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya.

Dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidaina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Khasiat dzikir shallallahu ala muhammad

  • Keajaiban shalawat shallallahu ala muhammad berdasarkan keterangan dari Kitab Afdhal as-Shalawat ‘ala Sayyid as-Sadat, KaryaSyaikh Yusuf ibn Ismail an-Nabhani.
  • Imam asy-Sya’roni menyatakan: “Rasulullah saw pernah bersabda: Barang siapa membaca shalawat ini, maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cintaNya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”
  • Syaikina ya’ni ‘Aliya al-Khawash berkata: “Hadis ini, beserta hadis sebelumnya, yaitu sabda Nabi saw: Paling dekatnya salah seorang kamu kepadaku adalah pada saat ia mengingatku dan membacakan shalawat untukku, kami riwayatkan dari sebagian ahli ma’rifat, dari al-Khidhr as, dari Rasulullah saw. Dua hadis ini menurut kami berkualitas shahih dengan derajat keshahihan tertinggi, meskipun para ahli hadis tidak berani menetapkan kesahehannya karena rumitnya istilah yang mereka pergunakan, wallahu a’lam,
  • Rasulullah saw bersabda yang artinya: Tidak seorang pun yang membaca: Shallallahu ‘ala Muhammad (Semoga Allah memberikan rahmat Nya kepada Muhammad), kecuali bahwa manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya. Demi Allah, mereka tidak akan mencintainya kecuali setelah Allah’azza wa jalla mencintai dia.” Dan kami pernah mendengar Rasulullah bersabda dari atas mimbar: ” Barang siapa membaca shalawat ini maka ia telah membuka tujuh puluh pintu rahmat untuk dirinya.”
  • Al-Hafidz as-Sakhawi juga menukil sebuah hadis dengan sanad tersebut bahwa Imam as-Samarqandi mendengar Khidhr dan nabi Ilyas as berkata: “Adalah pada bani Israil seorang nabi yang bernama Samuel. Dia dikaruniai kekuatan untuk mengalahkan musuh. Pada suatu hari ia pergi berangkat untuk menghancurkan musuh agama-nya. Mereka (musuh-musuh- nya) berkata: “Orang ini adalah seorang penyihir; ia datang untuk mengelabui mata kita dan mencerai beraikan pasukan kita, maka hendaklah kita mengajaknya ke tepi pantai, lalu kita menghancurkannya.”Maka berangkatlah ia bersama empat puluh orang pasukan memenuhi tantangan mereka untuk bertempur di tepi pantai. Teman-temannya berkata: ” Apa yang akan kita perbuat?” “Majulah, dan bacalah: Shallallahu ‘ala Muhammad!” kata Samuel. Mereka pun menuruti nasehat- nya; maju dengan membaca shalawat. Keadaan menjadi berbalik sama-sekali; merekalah yang terdesak ke laut dan tenggelam ditelan ombak, semuanya tewas, tidak ada yang tersisa.”
  • As-Sakhawi juga telah meriwayatkan bahwa suatu hari, berangkatlah seorang laki-laki dari Syiria menuju Nabi saw Ia berkata: “Ayahku sudah lanjut usia, namun ia ingin sekali melihat wajahmu” “Bawalah ia kepadaku.” Sabda Nabi. “Tapi ia tidak bisa melihat. ” Ia mengemukakan alasan.” Katakan kepadanya, bacalah: “Shallallahu’ala Muhammad dalam tujuh malam, maka in akan bisa melihatku dalam mimpi, sehingga kamu bisa meriwayatkan hadis dari aku.” Ia pun kemudian melaksanakannya dan melihat Nabi saw dalam tidurnya, dan hadis ini diriwayatkan

Manfaat, Karomah dan Keajaiban Membaca Shalawat

  • Membaca shalawat sebagai bentuk realisasi ketaatan kepada perintah Allah Ta’ala.
  • Mennjalankan Allah dalam membaca shalawat.
  • Mencontoh / menauladani para malaikat-Nya.
  • Mendapat balasan sepuluh rahmah dari Allah setiap membaca sekali shalawat.
  • Diangkat sepuluh derajat karena membaca sekali shalawat.
  • Ditulis sepuluh kebaikan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Dihapus sepuluh keburukan bagi yang membaca sekali shalawat.
  • Menjadi sebab utama dikabulkan doa.
  • Menjadi sebab meraih syafaat Nabi.
  • Mendapat pengampunan dari Allah.
  • Allah akan mencukupi hidupnya dari berbagai macam keluh kesah.
  • Sebagai sebab dekatnya seorang hamba dengan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam nanti pada hari kiamat.
  • Shalawat bisa mengganti dan menduduki ibadah shadaqoh.
  • Menjadi sebab terpenuhi berbagai macam hajat kebutuhan.
  • Meraih shalawatnya Allah dan shalawatnya para malaikat atasnya.
  • Menjadi sebab seseorang meraih kesucian dan kemuliaan.
  • Orang yang gemar membaca shalawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya.
  • Akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang membaca shalawat dan salam kepadanya.
  • Bisa membantu seorang hamba mengingatkan sesuatu yang terlupa.
  • Menjadi sebab berkahnya suatu majlis agar tidak kembali pulang dalam keadaan merugi dan cacat.
  • Membaca shalawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan.
  • Membaca shalawat mampu menghilangkan penyakit bakhil dari seorang hamba.
  • Menjadi selamatnya seorang hamba dari doanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang buruk, karena beliau mendoakan celaka bagi yang mendengar nama disebut tidak membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi jalan menuju sorga.
  • Selamat dari busuknya majlis karena membaca shalawat.
  • Membaca shalawat menjadi penyempurna bagi pembicaraan pada saat berkhutbah.
  • Menjadi sebab sempurnanya cahaya seorang hamba pada saat meniti titian.
  • Membaca shalawat akan mengeluarkan seseorang dari sifat kasar dan keras kepala.
  • Menjadi sebab langgengnya pujian Allah atasnya.
  • Mendatangkan keberkahan kepada orang yang membaca shalawat.
  • Orang yang membaca shalawat akan meraih rahmat dari Allah.
  • Sebagai bukti cinta Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam secara abadi.
  • Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam akan selalu mencintai orang yang membaca shalawat.
  • Menjadi sebab seorang hamba meraih hidayah.
  • Nama orang yang membaca shalawat akan disampaikan kepada Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam
  • Menjadi sebab teguhnya kaki pada saat meniti titian.
  • Dengan membaca shalawat berarti seseorang telah menunaikan haknya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam atasnya.
  • Mengandung dzikir dan syukur kepada Allah.
  • Shalawat adalah doa karena dengan membaca shalawat berarti telah memuji khalilullah dan kekasih-Nya. Dengan itu berarti telah mendoakan baik untuknya.

______________

(Di salin dari kitab yang ditulis Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi)
Sumber: Artikel Buka Hati Menuntut Ilmu

Kumpulan Hadits Tentang Keajaiban Membaca Shalawat

Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Imam para utusan, penutup para nabi, diutus pembawa rahmat bagi alam semesta, panglima bagi orang-orang yang memiliki muka bercahaya, pemberi syafaat bagi orang-orang yang berdosa, dan pemilik bendara pujian pada hari pembalasan. Semoga shalawat juga tercurah atas keluarganya yang bersih dan para shahabatnya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا {56}

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56)

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali.

Pelayan kedua wahyu, penggemar dua tanah suci, dan pecinta utusan Allah bagi bangsa jin dan manusia berkata, “risalah ini saya himpun untuk menjelaskan tentang keajaiban membawa shalawat kepada penghulu anak Adam. Saya himpun sebagai hadiah bagi para pembawa shalawat Nabi. Saya menurunkan delapan puluh hadits tentang shalawat yang saya sertakan rujukan dan faedahnya, yang saya ringkas dari kitab “Jalaul Afham” karya Ibnu Qayyim, dan saya menambahi isinya kemudian saya beri judul “al-Arbainin Fis Shalah ala Ibnu Dzabihain”. Saya memohon kepada agar menjadikan tulisan ini sebagai perantara untuk meraih syafaat dan penjamin selamat.

Ditulis oleh: Abu Muhammad Abdul Haq al-Hasyimi 1363 H

1. Dari Abu Bakar as-Shiddiq berkata bahwa aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal).

2. Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

من صلى عليك واحدة صلى الله عليه وسلم عشرا ورفع له عشر درجات

Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali shalawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul).[1]

3. Dari Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“البخيل الذي من ذكرت عنده فلم يصل علي”.

Manusia bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi tidak membaca shalawat kepadaku. (Dikeluarkan Imam at-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits hasan shahih. Dan juga dikeluarkan Imam Nasa’i, Ibnu Hibban dal al-Hakim).

4. Dari Ali bin Abu Thalib[2] berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda:

“من سره أن يكتالَ بالمكيالِ الأوفى إذا صلَّى علينا أهل البيت فليقل: اللهم صلِّ على محمدٍ النبيِّ الأمي وأزواجه أمهات المؤمنين وذريته وأهل بيته، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Barangsiapa yang ingin mendapat balasan dengan takaran yang penuh ketika membaca shalawat kepada kami, ahli bait, maka hendaknya membaca: Allahumma Shalli Ala Muhammad an-Nabi al-Ummi, Wa Azwajihi Ummahatil Mukminin Wa Dzurriatihi Wa Ahli Baitihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Innaka Hamidun Majid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, seorang nabi yang ummi, kepada isteri-isterinya sebagai ibunda kaum mukminin, anak cucunya dan keluarganya sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. (Dikeluarkan Imam an-Nasa’i)[3]

5. Hadits Dari Abu Mas’ud.

عن أبي مسعود الأنصاري أنه قال: أتانا رسول اللّه صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال له بشير بن سعد: أمرنا اللّه أن نصلي عليك يارسول اللّه، فكيف نصلي عليك؟ فسكت رسول اللّه صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله، ثم قال رسول اللّه صلى الله عليه وسلم “قولوا: اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ ٌ و بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ في العالمين إنك حميدٌ مجيدٌ”. والسلام كما قد علمتم

Dari Abu Mas’ud berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda hadir ditengah kami sementara kami sedang berada di majlisnya Sa’ad bin Ubadah. Maka Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: Allah telah memerintahkan kepada kami bershalawat kepadamu, bagaimanakah cara bershalawat kepadamu. Abu Mas’ud berkata: Maka Rasulullah diam, sehingga kami ingin kalau sekiranya ia (Basyir bin Saad) tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Fil Aalamina Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian semesta alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia). Adapun salam sebagaimana yang kalian ketahui. ( Dikeluarkan Ahmad, Muslim, Abu Daud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hakim).

6. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Ka’ab bin Ujrah berkata: Maukah kami aku beri suatu hadiah? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda telah hadir di tengah kami, maka kami bertanya: Kami telah mengetahui bagaimana mengucapkan salam kepadamu, tapi bagaimana membaca shalawat kepadamu. Beliau bersabda: Ucapkanlah

“اللهم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما صليت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ، اللهمَّ بارك على محمدٍ وعلى آل محمدٍ، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid, Allahumma Bararik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid.(Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maka Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Bukhari dan Muslim serta Abu Daud)

7. Dari Ibnu Abu Laila berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Hadirlah kalian. Maka kamipun hadir. Ketika naik mimbar pada tangga pertama beliau mengucapkan ‘Amin’, kemudian naik mimbar pada tangga kedua beliau mengucapkan ‘Amin’. Kemudian naik mimbar pada tangga ketiga beliau juga mengucapkan ‘Amin’. Setelah usai khutbah, beliau turun dari mimbar, maka kami bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah kami mendengar darimu sesuatu yang belum pernah kami dengar darimu sebelumnya. Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Sesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui Ramadhan namun tidak diampuni dosanya. Maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga kedua, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang namamu disebut namun dia tidak membaca shalawat kepadamu, maka aku katakan Amin. Ketika aku naik mimbar pada tangga ketiga, Jibril berkata: Semoga semakin jauh dari Allah, orang yang menemui kedua orang tuanya dalam keadaan tua renta, atau salah satunya, namun dia tidak masuk surga. Maka aku katakan Amin. ( Dikeluarkan Ibnu Khuzaimah dan al-Hakim dan beliau berkata: Sanadnya shahih).

8. Dari Abu Humaid as-Sa’idi bahwa mereka berkata: Wahai Rasulullah bagaimana kami membaca shalawat kepadamu, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Ucapkanlah:

“اللهم صلِّ على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمدٍ وأزواجه وذريته، كما باركت على آل إبراهيم؛ إنك حميدٌ مجيدٌ”.

Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim, Wa Barik Ala Muhammad Wa Azwaajihi Wa Dzurriyatihi, Kama Barakta Ala Ali Ibrahim Innaka Hamidun Majid. (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada keluarga Ibrahim. Berkahilah Muhammad, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. (Dikeluarkan Imam Bukhari dan Muslim).

9. Abu Usaid berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Jika diantara kamu masuk masjid maka ucapkanlah shalawat dan salam kepada nabi dan bacalah:

اللهم صلي علي محمد اللَّهمَّ افتح لي أبواب رحمتك، فإِذا خرج فليقل: اللَّهمَّ إنِّي أسألك من فضلك”.

“Allahumma Shalli Ala Muhammad, Allahumma Iftah Li Abwaaba Rahmatik, ( Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, ya Allah bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan jika keluar dari Masjid, hendaklah ia ucapkan “Allahumma Inni As’aluka Min Fadzlik. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu) (Dikeluarkan Imam Muslim dan Abu Daud secara ringkas)

10. Hadits Abu Said al-Khudri

عن أبي سعيد الخدري؛ قال:- قلنا يا رسول الله! هذا السلام عليك قد عرفناه. فكيف الصلاة؟ قال ((قولوا: اللهم صل على محمد عبدك ورسولك كما صليت على آل إبراهيم. وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم)).

Dari Abu Said al-Khudri berkata bahwa kami bertanya: Wahai Rasulullah, Salam kepadamu kami telah mengetahui, maka bagaimanakah kami bershalawat kepadamu? Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Ucapkanlah: Allahumma Shalli Ala Muhammad Abdika Warasulika Kama Shallaita Ala Ali Ibrahim. Wabarik Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Barakta Ala Ibrahim. (Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim). (Dikelurkan Bukhari)
_________________

[1] . Namun dinyatakan hasan oleh syaikh al-Bani dalam shahih Adabul Mufrad (499) dan Silsilah Hadits Shahihah (829).

[2] . Dalam Sunan Abu Daud dan Misykatul Mashabih dari Abu Hurairah.

[3] . Dalam buku aslinya, penulis menyatakan bahwa hadits ini dari Ali bin Abu Thalib yang dikeluarkan Imam Nasa’i, namun setelah kami teliti ternyata kami temukan dalam sunan Abu Daud, sunan al-Baihaqi (2686) dan Miskatul Mashabih dari Abu Hurairah.

Keajaiban sholawat jibril, cara mengamalkan sholawat jibril, sholawat jibril 1000x, doa dan dzikir penarik rezeki dari segala penjuru, karomah shallallahu ala muhammad, keajaiban shallallahu ala muhammad, fadhilah shalawat shallallahu ala muhammad, sholawat rezeki berlimpah

Semoga bermanfaat dan mendapat keberkahan. Aamiin.

Wallahu A’lam

 


#Follow News : Portal Islam | Berita Islam | Portal Berita Islam | Berita Islam Terpercaya | Berita Islam Terkini | Kabar Islam Internasional | Kabar Islam Nusantara | Kabar Islam Indonesia | Berita Palestina | Kabar Suriah | Khazanah Islam | Info Islam | Kabar Islam | Panji Islam | Dunia Islam | Islam Nusantara | Kajian Islam | Berita Islam Terbaru | Suara Islam | Media Islam | Situs Islam Terpercaya

Rahasia Bismillah


Rahasia Bismillah. Suatu hari ada seorang suami menitipkan dompet berisi uang kepada istrinya. Ia meminta sang istri untuk menjaganya baik-baik. Namun ternyata sang suami ini memiliki tabiat yang kurang baik. Ia memiliki rencana buruk. Diam-diam, sang suami mengikuti sang istri agar mengetahui di mana sang istri menyimpan uangnya. Tak lama setelah istrinya pergi, sang suami mengambil dompet tersebut. Dengan demikian, ia bisa memarahi istrinya saat dompet itu hilang.

Beberapa hari kemudian, sang suami berkata, “Mana dompet yang kutitipkan tempo hari?”

Sang suami yakin ia akan mendengar suara panik istrinya mencari dompet tersebut. Namun ternyata tidak ada kehebohan apapun. Sang istri memberikan kembali dompet pemberian suami itu. Betapa terkejutnya sang suami menemukan bahwa dompet itu berada di tangan sang istri, lengkap dengan uangnya.

Ternyata, sebelum meletakkan dompet, sang istri mengucapkan bismillah. Berita ini sampai kepada Rasulullah, lalu beliau berkata “Allah telah memerintahkan malaikat, untuk mengambil barang tersebut dan menempatkannya kembali pada tempatnya.”

Sejak peristiwa itu sang suami bertobat dan menjadi suami yang baik.

Sahabat, betapa luar biasanya manfaat bismillah. Tidak heran jika setiap awalan surat dalam Alquran dimulai dengan bismillah. Namun ternyata, masih ada banyak manfaat bismillah lainnya. Apa saja?

Meraih keberkahan dalam bekerja

Hendak mulai bekerja? Jangan lupa untuk mengucapkan bismillah terlebih dahulu, ya. Ini karena ada keberkahan dan rida dari Allah swt, jika kita memulai pekerjaan dengan mengucapkan basmalah. Rasulullah bersabda, “Segala sesuatu (aktivitas yang baik) yang tidak dimulai dengan bismillah akan terputus (nilai keberkahannya).” (HR.Al-Bukhari dan Muslim)

Melindungi rumah dari setan

Untuk melindungi rumah kita dari setan, kita tidak perlu menggunakan jampi-jampi atau jimat untuk melindungi rumah. Cukup ucapkan bismillah saat kita membuka dan menutup pintu rumah. Insyaallah setan tidak bisa masuk ke dalam rumah. Sebagaimana hadis dari Rasulullah SAW, “Dan tutuplah pintu kalian seraya membaca Bismillah, sebab setan tidak akan mampu membuka pintu yang tertutup (dengan baca Bismillah).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pelindung saat keluar rumah

Sama seperti saat kita masuk ke dalam rumah, pada saat keluar rumah untuk beraktivitas, sebaiknya kita mengucapkan kalimat basmalah. Hal ini diungkapkan dalam hadis berikut.

Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa keluar dari rumahnya membaca: Bismillah, aku bertawakkal pada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali bersama Allah”, maka dikatakan padanya: ‘Kamu telah tercukupi dan terlindungi’, dan setan pun akan menjauh darinya’.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan al-Albani)

Maka selalu baca bismillah ya sahabat. Dengan demikian, insyaallah kita akan selalu berada dalam lindungan-Nya.

Dokter dan pasien sebaiknya mengucapkan bismillah sebelum memulai tindakan medis.
Mencari kesembuhan

Ucapan bismillah juga sebaiknya kita lontarkan saat kita berupaya mencari kesembuhan. Dokter dan pekerja medis lain yang mulai bekerja sebaiknya mengucapkan bismillah sebelum mulai bekerja. Pasien juga sebaiknya mengucapkan bismillah sebelum meminum obat atau tindakan medis lainnya. Dengan demikian, kita percaya bahwa sesungguhnya kesembuhan berasal dari Allah swt, dan manusia hanya mencari upaya kesembuhannya.

Seperti kata Ali bin Abi Thalib mengenai bacaan basmalah: Bismillahi adalah obat dari segala macam penyakit dan ialah unsur pokok dalam segala macam obat. Rahman adalah penolong bagi setiap orang yang beriman pada Allah, dan nama tersebut tidak digunakan untuk menemani yang lainnya selain Allah. Rohim adalah penolong bagi orang yang bertaubat dan beriman pada Allah serta beramal shalih. (Tafsir al-Munir: 1/48).

Pahala yang besar

Pahala membaca bismillah juga sangat besar! Satu huruf yang kamu baca dalam Alquran mengandung keberkahan mulai 10 sampai 700 pahala. Coba kita telaah ucapan bismillahirrahmanirrahim terdiri dari 19 huruf. Kamu tak akan sanggup menghitungnya, apalagi kamu mengucapkan di setiap ibadah salat. Ikhlaskan ya, jangan berhitung.

Sumber : dikutip dari berbagai sumber

Yuk Bershalawat, Apapun Keinginan Kita Inshaa Allah Terkabul


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Yuk Bershalawat, Apapun Keinginan Kita Inshaa Allah Terkabul.

Dulu saya lagi naek motor, berenti. Saya liat Bilboard iklan HP. Sadar ga pengen cuma liat, maka saya jadiin shalawat dan doa.

Saya parkir, saya buka helm. Terus saya samperin tuh tiang bilboard. Saya tempelin tangan saya ke tiang bilboard. Saya katakan ke Allah, “Yaa Allah… HP apapun yang diiklankan, kirim ke saya…”

Bertahun-tahun kemudian, hp-hp baru saya sadari, datang terus. Hehehe. iPhoneX… Hihihihi. Datang aja. Ga pake beli. Waktu ke Hongkong, S8 Note dianterin sama kawan-kawan Hongkong. Ke saya. Saya ga terkejut. Sudah biasa. Heheheh. Tapi kemudian jadi terkejut. Hehhee. Ga jadi ga terkejut. Sebab kata kawan-kawan Hongkong, “Titip ya Stadz. Punya Habib Nabil al Musawa.”

Hahhahhaha. .

Ya gapapa juga. Cukup satu hp mah, hehehhehehe. Tapi nih, kalo mau “iseng”, asli, datang juga tuh Note8. Kan udah di tangan, walo titipan. Shalawatin aja. Doa, sambil baca shalawat. Yakin, bakal datang. Nah, kalo udah datang, kasih dah siapa yang pantas dan layak dikasih. Jangan sampe laper dunia juga. Dunia mah secukupnya aja.

Ok. Nih video, doa dah. Shalawat. Shalawatnya jangan 100 dah. Apalagi kalo judulnya supaya bisa kuliah di Luar Negeri. Jangan 100 lah shalawatnya. Tapi 1000 gitu loh. Selamat bershalawat ya. Berkah. Bisa membuat doa dengan izin Allah, kekabul.

Sumber: yusufmansur.com

Amalan Shalawat 1000 X, Dahsyat dan Ampuh


Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Amalan Shalawat 1000 X, Dahsyat dan Ampuh.

Amalan 1000 shalawat itu keren banget, loh! Buat diamalin sendiri dan dibagikan. Karena bisa, mencakup tiga hal: shalawat, salam, dan keberkahan.

Kemudian dipanjangin sedikit buat diamalatkan kepada: istri-istri Rasul, keluarga Rasul, turunan-turunan Rasul dan seluruh umatnya Rasul. Kira-kira jadi bunyinya begini:

Wait. Tunggu sebentar deh.

Atau istri gak apa-apa gak disebut. Masuk di kelompok “keluarga”. Dengan membatin demikian, maka, plus masukin “orang-orang tua” ke “keluarga”.

Ok. Ini bunyinya: اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وآله وأصحابه وأمته أجمعين

Supaya kembalinya ke kita, banyak. Seabrek-abrek.

1000 itu, banyak. Kapan aja. Bebas. Dan santai aja. Jangan kayak kejar target. Diresapin. Supaya dapat 3 hal tersebut di atas, sebagai kembalian doa dari malaikat. Apalagi ini kembalian doa ke Nabi. Subhaanallaah! maasyaaAllah besarnya!

Dan bukan untuk sendiri. Tapi untuk keluarga, turunan, dan siapa yang membersamai kita hingga akhir zaman.

Dari tahun 1999, sampai dengan tahun 2018 kemarin itu, testimoninya gila-gilaan, loh!

Kalo baca untuk Nabi doang, kembalinya buat diri kita seorang. Karena setiap doa, untuk yang lain, malaikat akan mendoakan yang serupa. Jadi jangan sampe deh singkat-singkat shalawatnya.

Jangan hanya: صل الله على محمد

Rugi! Sebab gak ada yang kesebut dari keluarga, turunan, dan yang membersamai kita. Sayang, kan. Padahal kembalian shalawat, bukan hanya doa balik dari Malaikat. Tapi dari Allah dan Rasul-Nya langsung.

Sayang kalo keluarga, turunan, dan yang membersamai kita, gak disebut dan gak kesebut, oleh Allah, malaikat-malaikat, dan Nabi.

Ayo dah mulai 1 Januari 2019 ini kita shalawatan minimalnya 1000 kali.

Sampai sini dulu, pekan depan, abis 7 hari berturut-turut kita shalawatan 1000 kali, saya bakalan lanjutin.

Amalin yah, makasih.

Salam, Yusuf Mansur.

Sumber: yusufmansur.com