Keajaiban Kun Fa Ya Kuun: Positif Feeling, Berbaik Sangka Kepada Allah SWT dan Manusia

Keajaiban Kun Fa Ya Kuun: Positif Feeling, Berbaik Sangka Kepada Allah SWT dan Manusia

Keajaiban Kun Fa Ya Kuun: Positif Feeling, Berbaik Sangka Kepada Allah SWT dan Manusia. Positif Feeling, Berbaik Sangka Kepada Allah SWT dan Manusia. Memang sangat susah agar diri ini bisa menjadi pribadi yang mempunyai prinsip “Berbaik Sangka”. Baik berbaik sangka kepada Allah SWT apalagi berbaik sangka kepada sesama manusia.

Mudah-mudahan artikel Positif Feeling, Berbaik Sangka Kepada Allah SWT dan Manusia ini dapat mencerahkan kita semua.

“Sesungguhnya Allah berfirman: “Aku sebagaimana prasangka hambaku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” [HR.Turmudzi]

Didalam hadist tersebut sudah sangat jelas bahwa Allah SWT itu sesuai dengan prasangka kita sebagai hambanya. Kalau kita selalu berprasangka baik, maka Allah akan memenuhi semua kebutuhan kita, kebahagiaan kita baik didunia maupun akhirat. Oleh karena janganlah sekali-kali kita mempunyai prasangka yang tidak baik kepada Allah SWT.

Apapun kondisi kita saat ini, berprasangka baik kepada Allah SWT merupakan suatu keharusan, karena Allah SWT bersifat rahman dan rahiim kepada hambanya. Allah SWT maha pengasih dan penyayang kepada semua hambanya. Meskipun kadang hambanya tidak tahu diri dan tidak mau bersyukur.

Baja Juga:   Keajaiban Kun Fa Ya Kuun: Istighfar Dan Taubat

Semakin kita berprasangka buruk kepada Allah SWT maka semakin jauh kita dari rahmat-Nya.

Begitu juga dalam pergaulan sehari-hari, berprasangka baik dengan sesama manusia itu harus kita programkan dalam diri ini. Janganlah kepada semua orang, sedikit saja orang itu buat kita tidak sesuai dengan keinginan kita, lantas kita langsung mengecap orang tersebut, begini, begitu yang berkonotasi negatif.

Alangkah bijak, sebelum kita menuduh orang lain, dengan tuduhan yang menyakitkan. Kita instropeksi diri terlebih dahulu. Bagaimana seandainya kalau saya yang dituduhkan seperti itu, apakah hati saya tidak sakit, ataukah apa saya bisa menerimanya.

Contohnya : Menuduh orang PENIPU dan mengatasnamakan agama. Ini adalah tuduhan yang sangat menyakitkan, bahkan bisa berakibat saling pertentangan yang tidak sepele.

Oleh sebab itu sebelum kita menuduh seseorang dan berpikir buruk tentang dia, lebih baik kita ikhlas dan serahkan semuanya kepada Allah SWT. Karena ikhlas dan tawaqal kita, inilah yang membuat kita lebih dihargai orang dan menjadi manusia yang bijaksana.

Baja Juga:   Tips Sukses Ala Rasulullah S.A.W ? Ini Rahasianya !

Sebagaimana teori hukum LOA, bahwa apa yang kita pikirkan tentang sesuatu hal, maka lambat laun hal itu akan menjelma jadi kenyataan didalam kehidupan kita.

Jika kita selalu berpikir tentang keburukan seseorang kepada kita secara terus menerus, maka pikiran tersebut dapat berubah seperti do’a yang ampuh. Yang akan mengabulkannya menjadi suatu kenyataan dalam hidup. Hingga akhirnya apapun yang dibuat seseorang tersebut dimata anda adalah SALAH dan selalu menyakiti hati anda. Padahal apa yang dilakukan seseorang tersebut belum tentu seperti apa yang anda pikirkan dan tindakannya itu ditunjukan keanda.

Tapi karena sugesti pikiran buruk yang sudah tertanam didalam sanubari anda, apapun yang dilakukan seseorang itu, baik buruknya. TETAP buruk dan menyakitkan anda.

Baja Juga:   Inilah 11 Kedahsyatan Membaca Shalawat Nabi, Wajib Anda Tahu !

Sebaliknya jika hati dan jiwa anda dipenuhi dengan Positif feeling, pikiran yang positif, pikiran yang baik kepada semua orang. Maka didalam setiap langkah dan hidup anda akan dipenuhi dengan kebahagiaan dan keceriaan. Tidak ada perasaan dendam, benci dan kata-kata yang berkonotasi negatif lainnya.

Diri anda dalam memandang kehidupan dan pergaulan, hanya dipenuhi dengan pikiran yang baik, sehingga energi kebaikan yang memancar dari diri anda ini akan berbalik kepada kita sendiri. Pergaulan jadi menyenangkan, bermasyarakat jadi bergairah, dan hidup lebih berwarna.

Tiada hari tanda kebahagiaan dan keceriaan, semua berjalan dengan fitrahnya manusia yaitu hidup bahagia dan sempurna.

Soo, mulai saat ini dan detik ini juga jauhi sifat-sifat yang mengarah kepada perasaan buruk sangka kepada semua orang apalagi kepada Allah SWT. Penuhi dan hiasi hidup kita dengan perasaan baik sangka kepada siapapun, terutama kepada Allah SWT. Insya Allah hidup kita akan bahagia dunia akhirat.

Semoga Bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Tim Kami siap untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
👋 Ass, Apa yang bisa kami bantu?